Friday, August 12, 2016


Skipzen Tekno, Ubud - Untuk meningkatkan penggunaan 4G LTE, Smartfren sedang berusaha menyesuaikan pelanggan CDMA untuk beralih ke layanan tersebut. Smartfren akan mematikan jaringan CDMA secara berangsur guna terlaksananya jaringan 4G LTE.

Namun hal tersebut bukan berarti jaringan CDMA Smartfren akan dimatikan di semua wilayah indonesia, hal ini dikarenakan jaringan 4G LTE ini masih belum bisa mencakup keseluruhan wilayah jaringan CDMA Smartfren dan juga terkendala geografis suatu wilayah. Jadi Smartfren akan tetap mempertahankan jaringan CDMA di beberapa daerah tertentu.


Alasan Smartfren Akan Matikan Jaringan CDMA di Beberapa Kota di Indonesia


"Dalam migrasi, Smartfren juga berhitung berapa pelanggan yang harus dipertahankan, misal Pulau Jawa jumlahnya besar (pelanggan), maka kita pertahankan," kata Munir Syahda Prabowo, Vice President Tech Relation Smartfren saat acara temu media di Ubud, Bali, Rabu (11/8/2016).

"Yang ngga worth it di suatu daerah ya kita matikan,"  ungkap Munir.

Menurut Munir kota Brastagi dan Padang, layanan CDMA di beberapa kota di Sumatra tersebut berdasar jumlah pelanggan yang aktif sudah tidak ekonomis menurut perhitungan Smartfren.

Munir mengatakan "Contoh statistik Padang kalah besar dengan operator lain, dengan masuknya LTE (operator lain) tinggal ratusan (pelanggannya), makanya dimatikan,".

"Kalau tidak ekonomis, masa dipertahankan?" ungkapnya.

Untuk wilayah-wilayah lain, Smartfren akan  melihatnya kasus per kasus dan yang pasti, saat mematikan layanan CDMA-nya, Munir menukapkan bahwa Smartfren sudah melakukan perhitungan, yang melihat apakah ekonomis untuk dipertahankan atau tidak.


No comments:

Post a Comment