Thursday, August 11, 2016


Skipzen News, Melbourne - Dengan direalisasikannya rancangan seorang arsitek terkenal untuk membangun masjid kontemporer pertama di Australia sekaligus menjadi masjid pertama didunia yang tidak menggunakan kubah.
Masjid yang identik dengan menara dan kubah, tapi sang arsitek yakni Glenn Murcutt justru mendesain masjid ini transparan dengan dinding kaca sehingga membuat masyarakat umum dapat melihat langsung aktivitas ibadah dan ruangan di dalamnya.
Menurutnya, Glenn tak mau membuat masjid yang berlokasi di Newport ini, bergaya Timur Tengah.

Masjid ini direncanakan akan selesai pada tahun 2017 mendatang dan menjadi yang pertama dalam sejarah masjid tanpa kubah di Australia.



Australia Bangun Masjid Tanpa Kubah Pertama Dalam Sejarah
"Begitu Anda memasuki pintu dan dinding masjid maka semuanya serba eksklusif dan saya merasa bahwa yang penting bagi Islam adalah lebih terbuka," tambah dia.
Seorang desainer lainnya juga sependapat dengan Glenn, desainer lokal Australia Hakan Elevli mengatakan masyarakat ingin lebih banyak keterbukaan dan transparansi mengenai Islam. 
"Masjid ini menciptakan sebuah struktur ruang indah yang membuat orang-orang Islam beribadah dan membuat orang non-muslim bisa datang dan melihat apa yang terjadi di dalam masjid," ujarnya.
Kemudian perlengkapan tradisional masjid digantikan dengan lentera kaca berwarna yang akan memantulkan cahaya yang berbeda ke dalam ruang ibadah tergantung waktu ibadah.
Ketika waktu shalat dzuhur tiba maka akan ada sorotan lampu berwarna hijau, kemudian ketika waktu shalat maghrib terdapat sorotan lampu berwarna merah, dan saat subuh akan ada sinar keemasan.
Rencaya pembangunan ini sempat menjadi perdebatan antara komunitas muslim muda dan tua setempat, dimana komunitas muslim yang lebih tua menolak rencana pembangunan masjid tanpa kubah ini.

Pendanaan dan dukungan komunitas muslim lokal terhadap masjid ini nantinya digunakan untuk membangun sebuah masjid yang berasal dari komunitas muslim kepada masyarakat Australia.
"Kami terus ditanya soal hal tersebut, namun segera setelah mereka melihat indahnya bangunan ini maka mereka mengerti," unkap kontraktor Mohammed Haddara.
Dan juga, rencana ini diharapkan juga dapat meredahkan keteganggan masyarakat luas.
"Negara ini terdiri atas keindahan budaya yang telah berkontribusi untuk masyarakatnya dan mengapa Islam tak menjadi salah satu dari kontributor ini? Saya pikir tak ada pertanyaan soal ini dan di luar sana ada kefanatikan nyata yang mengerikan dan memalukan," kata Glenn.

No comments:

Post a Comment